Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Dari hasil sensus, warga tertua dari berbagai daerah

  • Sabtu, 21 April 2012
  • ygw-gila
  • Dari hasil sensus, warga tertua dari berbagai daerah 

    Dari hasil sensus penduduk sementara, ditemukan warga Kalimantan Timur tertua berusia 135 tahun atas nama H Fadlan, warga Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara. Sama dengan daerah lain, tak ditemukan data pendukung yang valid menyangkut pengakuan kakek yang berusia lebih se-abad ini.
    “Itu kan pengakuan dia dari wawancara petugas, tapi tak ada bukti, mungkin kalau dia umat Kristiani bisa dilihat dari tahun baptis, tapai kalau muslim kan sulit dibuktikan,” kata Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Kalimantan Timur, Achmad Zaini.
    Sementara petugas Sensus Penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) Pekanbaru menemukan warga yang berusia diatas 110 tahun saat melakukan sensus penduduk.
    Kepala BPS Pekanbaru, Ruslan Harun di Pekanbaru, Kamis (27/5/2010), mengatakan warga tersebut yakni Rawiyah JK yang tinggal di Jalan Paus, Wonorejo, Marpoyan Damai.
    “Rawiyah mengaku pada petugas sudah berumur 110 tahun. Dan setelah dilakukan kroscek ulang, Rawiyah mengaku pernah hidup pada saat Belanda menjajah Indonesia,” kata dia.
    Begitu juga, ketika petugasnya menanyakan pada para kerabat yang menyatakan bahwa Rawiyah sudah berumur lebih dari 100 tahun.
    Lain lagi dengan warga kampung Brekas, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura telah ditemukan warga berumur 160 tahun.
    Namanya Muhamad Rapiuddin, orang tua ini masih terlihat sehat itu hanya memiliki satu anak dan 4 cucu serta 1 orang cicit. Secara hitungan pastinya dirinya sudah lupa lahir pada tahun berapa karena sejak awal kondisi keluarganya terlilit dalam kemiskinan. Namun ia bercerita, pada jaman penjajahan Belanda dia sudah mengetahuinya dan diperkirakan dia lahir pada tahun 1850-an.
    Di sragen Jawa Tengah Saparman Sodimejo warga Dukuh Segeran RT 18, Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, dinobatkan sebagai pria tertua di Bumi Sukowati. Hal ini diketahui saat pria tersebut terekam saat didata oleh petugas sensus penduduk wilayah setempat.
    Data yang dilansir oleh BPS, Sodimejo lahir sekitar tahun 1868. Saat ditemui di kediamannya Kamis (20/5), kondisi fisiknya sudah sangat lemah. Selain tak kuat berdiri tegak, kulitnya pun sudah  mengeriput, dan giginya ompong nyaris tak tersisa. Pendengarannya pun sudah tak lagi normal. Terpaksa petugas sensus pun harus mengulang pertanyaan saat berupaya mengorek data dari Sang Kakek.
    Anehnya, kendati usianya hampir mencapai satu setengah abad, kakek ini mengaku masih mampu menjalankan aktivitas berat seperti mencangkul, atau berkebun dengan sisa-sisa tenaga yang dimiliknya. Lantaran pendengarannya yang terganggu menjadi hambatan bagi warga yang ingin berkomunikasi dengannya.
    “Terpaksa harus berbicara keras saat bertanya atau berkomunikasi dengan simbah. Kendati sudah usia lanjut, simbah suka minum es teh dan makannya kuat,” ujar Suwarni (35), cicitnya yang setia merawat sang kakek.
    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sragen Laeli Sugiyono mengungkapkan informasi warga tertua itu memang terekam dari hasil sensus penduduk di Kecamatan Sambungmacan. Hanya saja, pihaknya tidak menemukan data autentik diri kakek itu.
    “Dalam kartu keluarganya sih tertulis tahun kelahirannya 1900. Namun dari hasil wawancara petugas  ia lahir sekitar tahun 1868. Makanya kami meyakini usia mbah Sodimejo ini sekitar 142 tahun. Dan untuk sementara memang menjadi rekor usia tertua di Sragen,” tegasnya.
    Dari Tasikmalaya petugas sensus mendapati  tiga perempuan berusia lebih dari seabad  di Desa Cogreg, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar). Ketiga wanita tersebut adalah  Minah (120 tahun), Kalsem (115), dan Suki (107). Ketiga penduduk itu masih dalam kondisi sehat.
    Sementara itu untuk manusia tertua di Jawa Barat ada nama lain yaitu Ny. Kasliah (115) yang berasal Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya juga.
    Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan juga menemukan seorang wanita tertua di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dengan usia 112 tahun saat melakukan kegiatan sensus penduduk sejak 1 Mei 2010. “Awalnya, laporan warga mengatakan usia Mbah Gimah mencapai 126 tahun, tapi setelah kami lakukan pemeriksaan dan penyelidikan dalam kegiatan sensus, maka kami memperkirakan usianya sekitar 112 tahun,” kata Kepala BPS Pacitan, Sunaryo.
    Dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, menemukan warga usia tertua yaitu Askah binti Singga (101 tahun) di Desa Sindang Laut, Kecamatan Carita dan Maemunah (143 tahun) di Kampung Jaha Girang Rt 15/06 Desa Kadu Dodol, Kecamatan Cimanuk.
    Nenek Maemunah yang biasa akrab dipanggil Ambu Unah, berdasarkan data sensus yang dikirimkan ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, diduga lahir tahun 1867 silam. Oleh karena itu melalui Tim Koordinator Probing Pendalaman dan Pengkajian Data penduduk, BPS Kabupaten Pandeglang melakukan survey langsung ke lapangan guna mengetahui ke-validan data tersebut. “Hasil yang kami terima dari petugas dilapangan, ditemukan ada warga yang usianya mencapai ratusan tahun, dan kami perlu mendalami dan mengkaji data itu,” kata Budiman, BST selaku Koordinator Tim.
    Di Garut Dari data yang dilaporkan hasil Sensus Penduduk 2010 mulai tanggal 1 hingga 25 Mei 2010,warga tertua yaitu Edah (141) warga Kp. Baros 1RT3 W 7 Desa Sukamaju Kec. Kersamanah dan Otjas (140) warga Kp. Gandasari RT 1 RW 6 Desa Cibiuk Kaler Kec. Cibiuk. Sementara yang lainnya tersebar di Kec. Ci-kelet sebanyak dua orang, dan di kecamatan lainnya yang didominasi perempuan. Dani mengakui, pihaknya mendapat instruksi langsung dari BPS Pusat untuk mendata penduduk berusia di atas 100 tahun. Alasannya, dalam daftar isian sensus, hanya tersedia dua digit untuk batas usia penduduk.
    Sayang tidak satupun yang bisa dibuktikan secara medis, kalo saja ada yang tergerak untuk memeriksanya secara medis siapa tahu bisa memecahkan rekor dunia sebagai  manusia paling tua yang masih hidup.
    Sebagai informasi tambahan saat ini menurut Guinness World Records orang tertua di dunia berusia 114 tahun 357 hari,yang telah meninggal seminggu sebelum ulang tahunnya ke-115-nya. Kama Chinen, warga suatu pulau sub-tropis di Okinawa, Jepang, meninggal pada tanggal 2 Mei 2010.

    0 komentar:

    Poskan Komentar

    (c) Copyright 2010 sosial-budaya. Blogger template by Bloggermint