Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

Memperingati 10 Tahun Normalisasi Hubungan Diplomatik RI - Portugal

  • Sabtu, 21 April 2012
  • ygw-gila
  • Memperingati 10 Tahun Normalisasi Hubungan Diplomatik RI - Portugal

    Selasa, 24 Nopember 2009
    Memperingati 10 Tahun Normalisasi Hubungan Diplomatik RI - Portugal 1
    Peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Portugal khususnya di bidang sosial budaya pada saat ini telah memasuki tahapan yang cukup menggembirakan, hal ini tampak dari semakin meningkatnya animo masyarakat Portugis yang ingin mengenal lebih jauh tentang Indonesia dalam berbagai kesempatan acara-acara seni budaya Indonesia. Hal ini tidak mengherankan bila mengingat 24 tahun kebekuan hubungan politik kedua negara (1974-1999) akibat hingar bingar masalah Timor Timur.
     
    Dampak positif promosi sosial budaya yang selama ini dilaksanakan di Portugal, disamping mampu mencairkan kebekuan politik pasca masalah Timor Timur, juga secara tidak langsung telah memberikan pengaruh yang sangat positif bagi perubahan cara pandang masyarakat Portugis terhadap Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini, salah satu indikatornya terlihat dari lonjakan jumlah kunjungan wisatawan asal Portugal ke Indonesia dari tahun ke tahun. Di tahun 2007 tercatat kurang lebih 12.000 wisatawan Portugal yang telah berkunjung ke Indonesia dan di tahun 2008 bersama dengan wisatawan asal Spanyol tercatat berjumlah 45.830 wisatawan.
     
    Seluruh gambaran tersebut sangat positif, mengingat normalisasi hubungan diplomatik Indonesia - Portugal yang relatif baru berusia 10 tahun (1999-2009). Saat ini isu-isu politk dan khususnya masalah Timor Timur (Timor Leste) tidak lagi menjadi topik yang menarik bagi masyarakat Portugis. Momentum baik ini merupakan kesempatan bagi Indonesia dan Portugal untuk mengisi dan mengejar berbagai ketertinggalan hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang.
     
    Melihat efektifitas promosi seni dan budaya nasional Indonesia di negara Lusomundo ini serta mengamati potensi yang masih terbuka untuk dapat diraih di tahun-tahun mendatang melalui diplomasi seni budaya, saat ini di Lisabon masyarakat Portugis tengah menikmati acara Festa Cultural da Indonesia (Pesta Seni Budaya Indonesia) yang telah berlangsung sejak tanggal 6-17 November 2009 mendatang di pusat kota Lisabon.
     
    Dalam melaksanakan pesta budaya ini, Kedutaan Besar RI Lisabon mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga budaya dan pendidikan Portugal, antara lain Foundation Orient (salah satu lembaga Budaya Oriental terbesar di Portugal) Asosiasi Persahabatan Indonesia Portugal (ALIAC), Universitas Katolik Portugal dan Konsul Kehormatan Indonesia untuk Portugal serta friends of Indonesia dan komunitas pencita budaya Indonesia.
     
    Tidak kurang dari 46 personil Institut Seni Indonesia Yogyakarta tengah mendukung berbagai pelaksanaan kegiatan seni budaya Indonesia di Portugal. Acara budaya ini merupakan acara terbesar pertama kali diadakan di Portugal yang mendapat sambutan sangat antusias masyarakat Portugis sejaka awal pembukaannya.
     
    Kegiatan seni budaya Indonesia yang tengah digelar antara lain pameran handicraft, batik, foto dan lukisan, serta pameran wayang golek, wayang kulit dan topeng. Disamping itu, juga digelar konser karawitan dan pertunjukan seni tari Jawa, konser karawitan  dan pertunjukan wayang kulit, konser musik keroncong dan angklung, serta batik fashion show. Secara keseluruhan tercatat tidak kurang 16 kegiatan seni budaya Indonesia disajikan untuk mengenalkan keragaman dan kekayaan budaya bangsa Indonesia yang konon juga mendapat pengaruh para penjelajah Portugis yang singgah di Nusantara 500 tahun yang silam. 
     
    Membahas dalam Forum Akademisi
     
    Dalam rangka memperingati sepuluh tahun normalisasi hubungan diplomatik Indonesia – Portugal (1999-2009), dilaksanakan kegiatan akademis berupa seminar budaya tentang perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan Portugal, dengan tema sentral: Indonesia and Portugal: Past, Present and Future. In commemoration of the 10 years of the reestablishment of diplomatic relations. Acara seminar dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Universitas Katolik dan beberapa Universitas di Portugal khususnya yang memiliki bidang studi Oriental pada tanggal 16-17 November 2009.
     
    Lebih jauh seminar ini dimaksudkan untuk  mendiskusikan berbagai perkembangan positif yang telah berhasil dicapai setelah sepuluh tahun normalisasi hubungan kedua negara dari berbagai sudut pandang dan upaya-upaya yang perlu dilakukan guna mempercepat meningkatkan hubungan bilateral kedua negara saat ini dan di masa–masa mendatang. Para pembicara seminar adalah dari kalangan para akademisi dari universitas-universitas dan lembaga penelitian Portugal, termasuk pembicara tamu luar negeri antara lain Dr. Sam Noumoff seorang ahli politik Asia dari McGill University, Montreal.
     
    Upaya pelaksanaan pesta budaya Indonesia ini antara lain tentunya dimaksudkan untuk lebih jauh mengenalkan kekayaan, keragaman dan keunikan seni sosial budaya Indonesia yang perlu diketahui masyarakat Portugis yang sempat terputus selama 25 tahun (1974-1999) serta sekaligus sebagai sarana observasi untuk melihat sejauh mana perkembangan presepsi masyarakat Portugal terhadap Indonesia setelah 10 tahun normalnya kembali hubungan bilateral kedua negara (1999-2009) dari berbagai kalangan yang berpartisiapasi dalam acara pesta budaya Indonesia 2009. (Sumber: KBRI Lisabon)

    0 komentar:

    Poskan Komentar

    (c) Copyright 2010 sosial-budaya. Blogger template by Bloggermint